Senin, 14 Juni 2021 10:37

Heboh Telur Palsu di Kediri, Ternyata Telur Infertil

Senin, 17 Mei 2021 17:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Heboh Telur Palsu di Kediri, Ternyata Telur Infertil
Mukti, pedagang telur di Pasar Banjaran Kota Kediri saat menunjukkan dagangannya. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Lingkungan Ngadisimo Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri dihebohkan dengan kabar adanya telur palsu yang dijual di pasaran, Minggu (16/5). Bahkan, kabar ini sampai viral di medsos.

Menyikapi hal ini, Lembaga Perlindungan Konsumen Kediri langsung bertindak dengan mendatangi tempat di mana ada temuan dugaan telur palsu di Lingkungan Ngadisimo tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lembaga Perlindungan Konsumen Kediri Disperindag Provinsi Jatim, Lucky Kristian, menjelaskan bahwa timnya melakukan asistensi ke rumah Linda warga Lingkungan Ngadisimo Kelurahan Ngadirejo, pemilik telur ayam ras yang diduga palsu itu.

"Hasilnya, secara kasat mata telur tersebut sebenarnya asli, tapi diduga penjual tidak memberi keterangan yang jelas pada konsumen soal masa penyimpanan atau penggunaan terbaik telur," ujarnya, Minggu (16/5) sore.

BACA JUGA : 

Ditinggal Ayahnya Ambil Tas di Mobil, Bocah Empat Tahun Tewas di Kolam Renang Hotel

Dari Usaha Laundry ke Hand Soap, Pemkot Kediri Dampingi Nida Ikuti UKM Berprestasi Jatim

Jadi Pusat Budi Daya Ikan Cupang, Hasilkan Rp 49,6 M, Kediri Bakal Gelar Kontes Betta

Awalnya Hobi, Kini Bisnis Ikan Cupang Andik Beromzet Rp 80 Juta

Lucky mengatakan, berdasar keterangan Linda, dia membeli telur tersebut sekitar satu minggu sebelumnya di Pasar Banjaran, Kota Kediri. Telur kemudian disimpan di dalam kulkas.

"Kesimpulan sementara yang didapat tim, telur yang diduga palsu itu merupakan telur infertil (gagal menetas). Telur ini kondisinya rusak dan tidak layak dikonsumsi masyarakat," kata Lucky.

Linda memang mengaku mendapatkan telur tersebut dengan harga relatif lebih murah dibandingkan umumnya.

"Rencananya, UPT Perlindungan Konsumen Kediri akan melakukan pelacakan terhadap penjual atau pelaku usaha yang dimaksud di Pasar Banjaran. Tujuannya, untuk memberi edukasi dan pembinaan agar pelaku usaha sadar bahwa konsumen memiliki hak yang diatur dalam UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen," terang Lucky.

"Untuk memastikan kondisi telur yang diduga palsu, UPT Perlindungan Konsumen Kediri juga akan berkoordinasi dengan Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Kediri untuk melakukan uji laboratorium," tutupnya.

Sementara itu, Mukti, salah satu pedagang telur di Pasar Banjaran memastikan telur yang dijualnya adalah telur asli dan bukan telur infertil. Karena itu, ia meminta warga menunjukkan pedagang yang diduga menjual telur infertil tersebut.

"Kalau memang membelinya di Pasar Banjaran, ya diminta menunjukkan di mana tempatnya. Yang jelas saya tidak menjual telur infertil itu," tegas Mukti saat ditemui BANGSAONLINE.com di kiosnya, Senin (17/5).

Mukti mengungkapkan, ada dua jenis telur ayam yang dijualnya, yaitu telur krem dan coklat. Untuk telur berwarna krem harga jualnya saat ini adalah Rp. 17,5 ribu/kg. Sedangkan telur warna coklat Rp. 21 ribu/kg.

"Telur krem itu hasil dari ayam petelor yang umurnya sudah tua dan telur biasanya besar. Sedangkan telur warna coklat adalah hasil ternak ayam petelur yang umurnya masih muda dan telur bisanya agak kecil," ujar Mukti. (uji/rev)

Khilafah Proyek Politik Inggris? Ini Alasan Hizbut Tahrir Bolehkan Cium Cewek Bukan Muhrim
Minggu, 13 Juni 2021 14:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. K.H. Imam Ghazali Said, M.A. mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan sistem pemerintahan khilafah adalah fatamorgana. Tapi Hizbut Tahrir ngotot mau mendirikan khilafah. “Khilafah yang sudah ambruk mau...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...