Penyelesaian Palestina, Presiden Jokowi Diminta Kontak Presiden Erdogan, Satukan Hamas dan Fatah

Menurut Anis Matta, ada dua langkah lebih efektif yang harus dilakukan pemerintah dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Yakni memediasi kelompok-kelompok pejuang di Palestina dan meningkatkan peran signifikan bagi umat Islam.

"Bersama Turki, Indonesia bisa memediasi dan memfasilitasi kelompok-kelompok pejuang Palestina, Hamas dan Fatah untuk bersatu. Peran mediasi malah dilakukan Rusia, Rusia aktif mediasi karena memiliki aliansi dengan Iran yang mendukung kelompok perlawanan di Palestina," katanya.

Dalam penyelesaian persoalan Palestina, lanjutnya, yang berperan aktif seharusnya Turki dan Indonesia, bukan Rusia dan Iran. Sebab, Turki adalah pemimpin kawasan, sedangkan Indonesia adalah negara dengan penduduk Islam terbesar dunia dan model Islam moderat.

"Jadi Turki sebagai pemimpin kawasan di sana, Indonesia bisa berperan sangat signifikan bagi dunia Islam untuk melakukan negosiasi multilateral mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dan misi menjaga perdamaian di Yerusalem," ujarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Penyelesaian Palestina, Presiden Jokowi Diminta Kontak Presiden Erdogan, Satukan Hamas dan Fatah - Halaman 2