Kamis, 05 Agustus 2021 00:27

Wali Kota Kediri Inisiasi Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila

Selasa, 01 Juni 2021 18:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Wali Kota Kediri Inisiasi Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menginisiasi "Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila", di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (1/6).

Kegiatan itu juga menghadirkan Satriyani yang merupakan salah satu dari 74 ikon penerima penghargaan Pancasila tahun 2019 dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Selain itu, kegiatan juga diikuti secara virtual oleh Aris Heru Utomo Direktur Standarisasi Materi dan Metode Aparatur Sipil Negara BPIP, Gus Syauqi Ma’aruf Amin aktivis sosial/kepemudaan dan seni, Nugie aktivis lingkungan, Nanang dari Rumah Garuda Yogyakarta, dan perwakilan dari Pemkot Lampung.

Wali Kota Kediri mengungkapkan, saat ini rasa nasionalisme sedikit luntur. Maka dari itu, harus dibuat gerakan untuk kembali membangkitkan rasa nasionalisme. Kota Kediri berinisiatif membuat Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila.

BACA JUGA : 

Mahasiswa Relawan Nakes Asal Blitar Meninggal, Wali Kota Kediri: Pemkot Berutang Budi

Akademisi Kebidanan Kota Kediri Sebut Vaksinasi Covid-19 Aman untuk Ibu Hamil

Tinjau Vaksinasi Massal Siswa SMA, Wali Kota Kediri: Persiapan KBM Tatap Muka

PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Kediri Pastikan Terus Galakkan Tracing dan Testing

Di mana Mars Pancasila ini akan diputar di tempat-tempat umum setiap pukul 14.00 WIB. Diharapkan gerakan ini bisa menjadi virus yang positif bagi Indonesia dan nilai-nilai Pancasila bisa terus diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur di Kota Kediri kalau kita lihat peninggalan-peninggalan sejarah berupa relief yang berkaitan dengan Garuda. Bila ditarik ke belakang ternyata simbol-simbol Garuda ini ada di Kota Kediri. Ke depan kita harus mengembangkan serta menggali lebih dalam lagi Pancasila," ujar Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri itu.

Sehingga, lanjutnya, harus ditumbuhkembangkan agar lebih asyik lagi. Mas Abu mohon untuk diberi masukan karena saat ini lagi memulai. Pihaknya juga siap berkolaborasi untuk mengembangkan rasa nasionalisme.

"Paling tidak kita bisa membantu negara ini bahwa Pancasila ini memang ideologi kita, identitas kita. Sehingga saya yakin sekali Pancasila lahir tanpa akhir untuk tanah air,” tegas Mas Abu.

Menurutnya, untuk terus membangkitkan nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila bukanlah tugas dari BPIP saja, namun semua pihak. Ke depan anak-anak milenial harus dilibatkan untuk menggelorakan nilai-nilai Pancasila.

“Suatu contoh kita akan adakan lomba video klip tentang Garuda Pancasila yang asyik, dari genre musik yang berbeda-beda. Ini akan menumbuhkembangkan serta mengasah kreativitas para pemuda. Mudah-mudahan ini yang menyatukan kita, menjadi gerakan kecil yang bisa jadi rem perekat bagi bangsa kita yang kita cintai," terang orang nomor satu di Kota Kediri itu.

Masih menurut Mas Abu, tidak ada yang bisa membesarkan Pancasila, kecuali bangsa sendiri. Kalau masyarakat melupakan, menurutnya ini selesai sudah.

"Tapi kalau kita mau terus menggelorakan, digali terus, saling mengingatkan. Saya yakin Pancasila akan melekat pada norma-norma kehidupan kita dan menjadi ideologi kita semua,” jelasnya.

Wali Kota Kediri juga menambahkan di Kota Kediri kerukunan antar umat beragama berjalan dengan baik. Bahkan indeks toleransi di Kota Kediri nilainya tinggi. Semua itu didasari dari nilai-nilai Pancasila yang terus diterapkan.

“Seperti toleransi, mengedepankan musyawarah dan bahwa kita berketuhanan. Itulah yang kita pakai di Kota Kediri. Alhamdulillah, hingga saat ini kami dan tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh-tokoh agama berkomitmen untuk menjaga kebersamaan. Kita memang berbeda-beda tapi kita disatukan oleh Bhineka Tunggal Ika,” pungkas Mas Abu. (uji/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...