Minggu, 20 Juni 2021 20:01

Tak Terima Motornya Ditarik Debt Collector, Warga Tuban Sekap dan Aniaya Kepala Penarikan Leasing

Minggu, 06 Juni 2021 21:26 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tak Terima Motornya Ditarik Debt Collector, Warga Tuban Sekap dan Aniaya Kepala Penarikan Leasing
Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono saat press conference.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tak terima sepeda motornya ditarik leasing, Warsono (40), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban bersama tiga rekannya menganiaya Kepala Penarikan PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance Cabang Tuban.

Akibatnya, korban Malvinas Juni Eko Saputro (38), asal Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban mengalami luka serius di tubuhnya.

Dari kejadian itu, jajaran Satreskrim Polres Tuban berhasil menangkap pelaku Warsono di rumahnya. Sedangkan, tiga pelaku lainnya masih buron. Yaitu, Sutiyono alias Yono (45), warga Desa Gesing, Kecamatan Semanding, dan dua lainnya belum diketahui identitasnya. Petugas sudah menetapkan ketiganya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tiga orang masih DPO, satu orang sudah kita ketahui identitasnya," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Minggu (6/6/2021).

BACA JUGA : 

Terjadi Lagi Perampasan Motor Oleh Debt Collector, Kali ini Menimpa Remaja Warga Rungkut

Mabuk Tuak, Pria Asal Lamongan Aniaya Korban hingga Tewas Bersimbah Darah di Tepi Jalan

Lakukan Pemukulan, Debt Collector Leasing di Jember Dipolisikan

Debt Collector di Kediri Aniaya Penunggak Utang, Akhirnya Lebaran di Penjara

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula ketika sepeda motor milik pelaku Warsono ditarik Debt Collector WOM Finance Cabang Tuban karena telat membayar cicilan selama 3 bulan.

"Tidak terima kendaraannya ditarik, pelaku mencari debt collector PT WOM Finance dan mendapati Malvinas Juni Eko Saputro, selaku kepala bagian penarikan," ujarnya.

Selanjutnya, pelaku bersama tiga orang lainnya bertemu korban di sebuah bengkel dan membawa paksa ke dalam mobil menuju rumah salah satu kerabat pelaku di Kecamatan Plumpang. Di dalam mobil inilah korban menerima penganiayaan dan perlakuan kasar dari para pelaku.

Setibanya di rumah yang dituju, korban dikeroyok lagi dengan cara dipukul dan ditendang. Sekitar 45 menit dianiaya, korban juga dipaksa untuk membuat surat pernyataan kesanggupan mengembalikan sepeda motor yang ditarik oleh PT. WOM Finance Cabang Tuban.

"Tak cukup sampai di situ, korban diperintahkan untuk bersumpah di Makam Sunan Geseng Tuban yang intinya setelah kejadian tersebut, korban tidak boleh menuntut dan dendam. Setelah itu korban dilepaskan," imbuhnya.

Mendapatkan laporan tersebut, Unit Resmob Polres Tuban langsung melaksanakan penyelidikan dengan mencari keterangan dari para saksi dan korban yang mengetahui kejadian penyekapan dan pengeronyokan tersebut. Dari informasi yang didapat, diketahui keberadaan salah satu pelaku Warsono yang juga selaku pemilik motor.

"Atas penganiayaan itu, korban mengalami luka memar di pipi, luka lecet di lengan tangan karena tendangan, dan memar di bagian ulu hati akibat diinjak-injak serta tulang rusuk sebelah kiri terasa sakit akibat tendangan," jelas Ruruh

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 333 ayat 1 KUHP sub 170 ayat 1 dan 2 ke 1E tentang penganiayaan dan pengeroyokan dengan ancaman paling lama 8 tahun penjara. (gun/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...