Bantuan yang dikemas dalam BRI Peduli itu, kata Gus Firjoun, sangat positif dan harus ditiru oleh perusahan-perusahan yang lain. Sebab, dalam kondisi yang serba sulit seperti sekarang ini tentu banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Semoga dana itu dapat bermanfaat bagi orang tua mereka untuk biaya anak-anaknya sekolah. Kondisi saat ini jangankan untuk biaya pendidikan, untuk makan saja sulit karena dampak Covid ini,” ujar Gus Firjoun.
“Namun, situasi sulit akan menjadi ringan jika ada pihak-pihak yang mau peduli, terlebih bagi perusahaan untuk mengeluarkan CSR-nya (Corporate Social Responsibility) kepada masyarkat,” imbuhnya.
Direktur RSD dr Soebandi, dr Hendro Soelistijono menjelaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan 20 orang tenaga pendukung, bukan tenaga kesehatan.










