
"Dalam pelaksanaannya pembagian bantuan tunai ini selalu mematuhi protokol kesehatan, karena walaupun di wilayah Ngawi Covid-19 sudah berkurang, bukan berarti kita abai (prokes)," tuturnya.
Totok berharap, bantuan ini dapat membantu masyarakat khususnya para pedagang kaki lima dan warung yang terdampak akibat mewabahnya virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, itu.
"Semoga bantuan ini bermanfaat untuk menambah modal usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga," kata Totok.










