Izinkan Sejumlah Sekolah Tambah Hari PTMT, Mas Abu Wanti-Wanti Penerapan Prokes

Izinkan Sejumlah Sekolah Tambah Hari PTMT, Mas Abu Wanti-Wanti Penerapan Prokes Salah seorang murid SD sedang dicek suhu tubuhnya dengan menggunakan thermogun sebelum masuk kelas oleh guru. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) mulai memperbolehkan sejumlah sekolah menambah hari Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan kapasitas 50%. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum sekolah mengambil kebijakan tersebut.

Mengenai hal tersebut, Wali Abdullah Abu Bakar mewanti-wanti penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

"Saya minta adanya penambahan hari masuk tetap harus dibarengi dengan penerapan 5M yang ketat di lingkungan sekolah. Baik orang tua dan guru tetap mengawasi anak-anak agar tetap pakai masker dan jaga jarak," ujar , sapaan akrab Wali ini, Kamis (18/11).

Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan Marsudi Nugroho menyampaikan, kebijakan itu dapat dilaksanakan sesuai kondisi dan situasi masing-masing sekolah.

"Seperti kesiapan guru, sarana prasarana, dan kesiapan orang tua," ujar Marsudi.

Selain itu, lanjut Marsudi, sekolah juga diharapkan selalu koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan .

Marsudi menambahkan, kebijakan penambahan hari PTMT itu diambil berdasarkan SKB 4 Menteri. Di dalamnya tertulis jumlah hari dan jam PTMT dengan pembagian rombongan belajar ditentukan satuan pendidikan dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Simak berita selengkapnya ...