Maket kawasan minapolitan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui dinas cipta karya perumahan dan kawasan permukiman (DCKPKP) tengah menggarap proyek penataan kawasan Wisata Sungai Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu,. Rencananya, wilayah itu akan dijadikan Kawasan Wisata Permukiman Minapolitan yang eksotik.
Proyek itu dibangun dari anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR senilai Rp7 miliar. Kepala DCKPKP, Ida Lailatus Sa'diyah, membenarkan hal tersebut.
BACA JUGA:
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Percikan Listrik Picu Kebakaran Rumah dan Kios Bensin di Roomo Gresik, Dua Mobil Hangus
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Fandi Akhmad Yani, dan Pak Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman dan pemerintahan desa (pemdes) Randuboto, sehingga pemerintah pusat memberikan ploting anggaran untuk penataan kawasan wisata permukim minapolitan di Desa Randuboto," ujarnya saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Sabtu (29/1).
Menurut dia, proyek penataan kawasan Sungai Bengawan Solo di Desa Randuboto yang tengah dimanfaatkan pemerintah (pemdes) setempat menjadi salah satu sasaran program Kementerian PUPR untuk penataan kawasan kumuh melalui program 'Delinasi Kumuh Kawasan Prioritas'.
Ia menyebutkan bahwa di Desa Randuboto tercatat 23,23 hektare lahan masuk kawasan kumuh, sedangkan yang akan ditata masuk proyek Delinasi Kumuh Kawasan Prioritas melalui program Pemkab Gresik Penataan Kawasan wisata Permukiman Minapolitan seluas 3,77 hektare.
"Jadi, tahap I yang kami garap di lahan seluas 4,77 hektare," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




