Pramuka Kwarcab Jember ajak Ortu Lindungi Anak dari Narkoba dan Kekerasan Seksual

Pramuka Kwarcab Jember ajak Ortu Lindungi Anak dari Narkoba dan Kekerasan Seksual Bupati Jember MZA Djalal, Seto Mulyadi dan Gus Ipul meyapa undangan yang hadir dalam acara Parents Gathering East Java Scouts Challenge 2K15. (Yudi/BANGSAONLINE)

JEMBER (BANGSAONLINE.com) -  Kwartir Cabang (Kwarcab) Jember menggelar acara Parents Gathering East Java Scouts Challenge 2K15 yang bertempat di GOR PKPSO Kaliwates, Senin (6/4).

Hadir pada acara ini, Ketua Kwartir Daerah Jawa Timur,yang juga menjabat wakil Gubernur Jawa Timur Drs Saifullah Yusuf. Didampingi Bupati Jember MZA Djalal dan Ketua Kwarcab Jember Drs. Achmad Sudiyono MSi. Yang lebih menarik dalam acara ini juga menghadirkan Tokoh Pemerhati Anak yakni Seto Mulyadi.

Acara yang dihadiri para orang tua dari anak-anak Kwarcab Jember ini, membahas tentang bagaimana melindungi anak-anak dari bahaya narkoba dan kekerasan seksual. Terlihat ibu-ibu sangat antusias mendengarkan paparan dari Kak Seto.

Dalam sambutan, Bupati Jember MZA Djalal menekankan pentingnya peranan orang tua dalam mendidik anaknya. “Partisipasi bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian sangat dibutuhkan untuk menjaga anak kita dari bahaya kekerasan, narkoba maupun penyakit sosial lainnya,” Kata MZA Djalal.

Di samping itu, Bupati juga berharap dengan kehadiran Kak Seto yang sangat peduli dengan pendidikan anak, dapat dimanfaatkan oleh para orang tua untuk memahami putra-putrinya.

Sementara Ketua Kwarda Jatim Saifullah Yusuf,yang biasa di panggil Gus Ipul, menyampaikan pentingnya kegiatan pramuka sebagai wadah pendidikan karakter. “ menjembatani pendidikan karakter antara pendidikan di sekolah serta pendidikan keluarga di rumah,” ungkap Gus Ipul.

Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang cerdas, santun, tangguh, terampil dan peduli. “Kita harus bisa menghasilkan anak-anak yang tangguh, anak-anak yang tidak mudah putus asa,” jelasnya.

Peranan orang tua dalam menjaga anak dari gangguan bahaya narkoba, pornografi, kekerasan seksual pada anak. melalui kegiatan-kegiatannya, diharapkan bisa menjadi alat sosialisasi kepada orang tua. Melalui acara ini, anak-anak akan mendapat kegiatan-kegiatan yang positif dan menarik, sementara orang tuanya akan mendapatkan sosialiasi dalam rangka mendidik putra-putrinya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO