Cakades Sekarkurung Masduki (kanan) saat menyapa warga. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Gresik memasuki masa kampanye.
Cakades Sekarkurung Kecamatan Kebomas nomor urut 2, Mokhamad Masduki, mulai blusukan menyosialisasikan programnya, Senin (21/3/22).
BACA JUGA:
- Tradisi Malam Selawe di Sunan Giri: Perpaduan Munajat dan Tasyakuran Penetapan WBTB
- DPRD Gresik Dorong Pengurus Makam Sunan Giri Bersatu dalam Satu Kepengurusan
- Tunggu Kemendagri Cabut Moratorium, DPMD Gresik Gelar Pilkades Serentak di 24 Desa Tahun ini
- Begini Cara Pemdes Sekarkurung Gresik Antisipasi TBC
Saat mendatangi rumah-rumah warga, Masduki menyampaikan bakal mewujudkan kawasan ekonomi terpadu untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
Menurutnya, peningkatan PADes merupakan modal dalam pembangunan desa dan mewujudkan desa mandiri.
"Meningkatkan potensi ekonomi desa melalui kawasan ekonomi terpadu adalah salah satu misi kami," katanya.
Ia optimis bisa mewujudkan kawasan ekonomi terpadu jika terpilih menjadi Kades Sekarkurung pada coblosan 26 Maret. Sebab, Sekarkurung memiliki aset berupa pengelolaan parkir wisata religi di Makam Sunan Giri.
Ia berjanji akan mengoptimalkan aset itu dengan membangun fasilitas guna meningkatkan pelayanan kepada pengunjung. Salah satunya, dengan membangun pasar yang terintegrasi dengan wisata.
"Selama ini, aset itu tak dimaksimalkan. Di sebelah parkir itu bisa dijadikan wisata. Tinggal kita mau atau tidak. Jika itu dilakukan, maka bisa meningkatkan PADes," katanya.
Masduki mengungkapkan, PADes Sekarkurung sebesar Rp 313,7 juta pada tahun 2020, dan sebesar 280 juta pada tahun 2021.






