Proses pemadaman kebakaran ruko di Sampang. Foto: MUTAMMIM/ BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Sebuah rumah dan toko (ruko) milik Zainal, warga Jalan Arifin, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, terbakar pada Minggu (3/7/2022) siang tadi. Kebakaran diduga akibat tumpahan bahan bakar minyak (BBM) pertalite.
"Dugaan penyebab kebakaran, api berasal dari tumpahan bensin yang merembet ke tabung gas elpiji saat digunakan memasak," ucap Imam Fathorahman, Kasi Ops Damkar Satpol PP Kabupaten Sampang, pada sejumlah jurnalis, Minggu (3/7/2022).
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Peristiwa itu, kata Imam, terjadi pada pukul 14.00 WIB. Petugas pemadaman kebakaran berjibaku selama satu jam untuk memadamkan api.
"Usai mendapat laporan dari warga, selang beberapa menit langsung diturunkan dua unit mobil damkar. Namun sayangnya, api sudah melahap isi ruko," tambahnya.
Menurut Imam, ruko milik Zainal itu sedang disewakan ke orang lain. Kebetulan yang menyewa berjualan kelontongan. Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian yang dialami cukup besar.
"Kerugiannya ditaksir mencapai puluhan juta," ungkapnya.
Saat proses pemadaman, petugas sempat dikagetkan dengan bunyi ledakan yang cukup keras. Imam menduga, bunyi ledakan itu berasal dari tabung gas elpiji.
"Pas bunyi ledakan itu api terus berkobar sampai perabot dapur hangus terbakar," bebernya. (tam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




