Sejumlah mahasiswa dan pihak LP2M Unej usai menggelar pertemuan untuk membahas KKN periode 2 tahun ajaran 2021/2022.
Ia juga mendapati temuan baru mengenai program KKN di periode ini saat audiensi berlangsung. Menurut dia, program KKN di tahun ini sedikit mengalami hambatan dan keterlambatan karena berkaitan dengan kerja sama dengan Pemkab Jember.
"Ya ternyata sistem dan pedoman itu agak terlambat karena UNEJ tergabung pada 14 kampus di Jember yang bekerja sama dengan Pemkab Jember," ungkapnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan mengenai grand design KKN kali ini memang berkaitan dengan program pemerintah daerah setempat.
"Jadi KKN kali ini nanti ke 248 desa sasaran Pemkab Jember untuk menekan angka kemiskinan. Konsepnya UNEJ Membangun Desa (UMD), nah itu masih disusun oleh LP2M," kata Amiq.
Kendati demikian, timeline pelaksanaan KKN sudah disuguhkan oleh pihak LP2M UNEJ. Mahasiswa akan mulai diterjunkan pada tanggal 20 Juli untuk KKN di luar Jember, dan 23 Juli untuk KKN di wilayah Jember. Amiq mengaku, selanjutnya, pihak mahasiswa akan melakukan kawalan terhadap komitmen yang sudah tertandatangani di pakta integritas.
"Selanjutnya kami akan kawal hasil dari komitmen bersama itu secara kondisional. Ya mulai sekarang hingga nanti usai ujian KKN, untuk jangka pendeknya. Untuk jangka panjang, kami mahasiswa akan terus mengawal agar tidak terjadi permasalahan yang sama di kemudian hari." pungkasnya. (yud/bil/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




