Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat menerima pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di wilayahnya untuk membantu dalam menangani persoalan di masyarakat yang berpotensi menimbulkan gesekan antarumat beragama.
"Kejadian-kejadian yang dapat membuat gesekan harapannya dapat termonitor FKUB, dan tertangani dengan cepat," ujarnya, Jumat (15/7/2022).
BACA JUGA:
- Ini 4 Keputusan Stragetis Hasil Munas-Konbes NU 2026: Aturan Tambang hingga Wacana Hak Digital Baru
- PDIP Kabupaten Kediri Gelar Baksos di CFD SLG, Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Gratis
- Didampingi Walkot Vinanda, Menteri PPPA Apresiasi KWT Flamboyan Kota Kediri
- Haul Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Ajak Gen Z dan Ojol Teladani Semangat Perjuangan
Selain itu, persoalan yang berpotensi menimbulkan gesekan sesama umat di Kabupaten Kediri diharapkan dapat termonitor dan diselesaikan dengan baik. Dhito menyebut, Pemkab Kediri beberapa kali mendapat laporan kejadian yang berpotensi menjadi benih gesekan.
"Harapannya kepada FKUB ini cukup besar karena berbicara kerukunan umat, tingkat kesensitifannya tinggi," tuturnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Kediri, David Fuadi, mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini melakukan berbagai kegiatan untuk menjaga kerukunan umat beragama. Termasuk pula, mengadakan seminar bahaya radikalisme dengan mengundang pemuka agama di tiap kecamatan.
Gus David, panggilan akrabnya tak menampik ada beberapa kejadian bila tidak ditangani cepat bisa berpotensi gesekan. Seperti kejadian rusaknya tempat ibadah di Tarokan, begitu ditelusuri diketahui kerusakan diakibatkan tindakan umatnya sendiri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




