Serah Terima Hasil TMMD ke-114, Bupati Ngawi Apresiasi TNI

Serah Terima Hasil TMMD ke-114, Bupati Ngawi Apresiasi TNI Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menggunting pita sebagai tanda peresmian jalan desa hasil program TMMD di Desa Gunungsari. Foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Gunungsari Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, resmi berakhir 22 Agustus lalu. Hari ini (24/8/2022), hasil dari TMMD diserahterimakan kepada pemdes setempat melalui Pemkab Ngawi.

Penyerahan hasil program TNI bersama masyarakat tersebut dilakukan secara simbolis oleh Komandan Kodim (Dandim) 0805 Ngawi Letkol Inf. Adi Wirawan kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Penyerahan dan peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ony.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Dandim Ngawi juga sempat melihat secara langsung hasil karya bakti TNI bersama masyarakat desa setempat.

"Kita mengapresiasi pada anggota TNI yang telah melaksanakan kegiatan TMMD di Desa Gunungsari ini. Dari data, bahwa perbaikan jalan yang rencananya hanya 1.700 meter menjadi 2.000 meter dengan bantuan dana desa," jelas Ony saat memberikan sambutan.

Sementara Dandim Ngawi menjelaskan pelaksanaan TMMD kali ini meliputi perbaikan jalan desa sepanjang 2 Km, rehab dua rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan 5 pos kamling, dan perbaikan talud untuk memperkuat kondisi jalan yang dibantu dari anggaran dana desa setempat.

Ia berharap hasil karya bakti TNI bersama masyarakat memberikan dampak positif terhadap warga desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro tersebut. Dengan adanya peningkatan infrastruktur, dandim berhawap akses warga Desa Gunungsari menjadi lebih mudah.

"Dengan perbaikan jalan sepanjang dua kilometer ini ke depannya dapat menghubungkan dengan Desa Kenongo Rejo Kecamatan Bringin. Sehingga akses perekonomian akan semakin lebih terbuka dan lancar," terangnya.

Menurut pria yang juga Dansatgas TMMD ini, kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan program TMMD tidak terlepas dari gotong royong antara TNI bersama masyarakat desa.

"Hal tersebut juga salah satu bukti bahwa kedekatan antara TNI dan masyarakat sudah terbangun. Sehingga dalam pelaksanaan program karya bakti TNI dapat selesai sesuai target rencana, bahkan melebihi dari target pekerjaan," pungkasnya. (nal/rev)