Salah satu anggota Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri bersama Siswa MI di Desa Gadungan. (Ist)
KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Salah satu anggota SSK Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 dari Yonif 512/QY, Praka Dodik, menyampaikan kisahnya selama bertugas di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kediri.
Di balik seragam loreng yang ia kenakan, Dodik tidak hanya bertugas, melainkan juga membaur bersama siswa Madrasah Ibtida’iyah (MI) setempat. Menurutnya, momen bersama anak-anak juga menjadi bagian yang paling berkesan selama bertugas.
"Anak-anak ini tidak canggung. Mereka langsung akrab, bertanya banyak hal tentang tugas kami. Dari situ terasa sekali kedekatan itu tumbuh dengan sendirinya," ujarnya.
Menurut Dodik, kedekatan itu bukan sekadar interaksi singkat, melainkan cara sederhana untuk menanamkan semangat disiplin, cinta tanah air, dan motivasi belajar sejak dini.
Ia menilai, pendekatan humanis seperti ini membuat kehadiran TNI dirasakan bukan sebagai aparat semata, melainkan sebagai sahabat dan kakak bagi anak-anak desa.
Dodik menceritakan, beberapa siswa bahkan tampak antusias mendengarkan cerita pengalaman bertugas, sementara yang lain tak segan menyampaikan cita-cita mereka.
Salah satu siswa kelas 1 MI, Wahyu Putra, mengaku senang bisa duduk dan berbicara langsung dengan prajurit TNI. Dengan wajah polos dan mata berbinar, ia menyampaikan keinginannya.
"Senang, bisa cerita sama (Pak) tentara. Aku mau jadi tentara juga, seperti kakak-kakak ini," kata Wahyu.
Ucapan Wahyu pun disambut senyum para prajurit. Bagi Satgas TMMD, momen tersebut menjadi pengingat bahwa tugas mereka bukan hanya membangun jalan dan fasilitas desa, tetapi juga menanamkan inspirasi bagi generasi muda.
Kedekatan yang terjalin di Desa Gadungan menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbentuk jalan, jembatan, atau fasilitas umum. Lebih dari itu, TMMD juga membangun hubungan emosional dan rasa saling percaya antara prajurit dan masyarakat.
Melalui sentuhan sederhana—duduk bersama, berbagi cerita, dan saling mendengarkan—Satgas TMMD ke-127 menghadirkan makna kebersamaan yang mendalam di tengah masyarakat Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. (uji/msn)














