Sexy Dancer yang menjadi perbincangan masyarakat Banyuwangi saat ulang tahun BIYC pada tahun 2021 lalu.
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Lurah Kampung Mandar, Dwi Sasongko, mengungkapkan Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) tidak layak mempertontonkan hiburan tarian sexy untuk Masyarakat Banyuwangi.
Tontonan tersebut, kata Sasongko, diselenggarakan untuk menghibur para tamu undangan kala BIYC merayakan hari ulang tahunnya pada Sabtu, 20 November 2021 yang saat itu, masih diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).
BACA JUGA:
- Remaja yang Dilaporkan Hilang di Puncak Ijen, Ternyata Ditinggal Temannya
- Gagal Nyalip Truk, Motor yang Dikemudikan Ibu di Banyuwangi Alami Laka hingga Tewaskan 1 Anak
- Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Bendungan Sungai Baru Banyuwangi
- Heboh Kambing Lahir Bermata Satu di Banyuwangi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

(Lurah Kampung Mandar, Banyuwangi, Dwi Sasongko)
"Memang ada tarian itu, saat ulang tahun BIYC, Sabtu 20 November 2021. Telanjang atau sexy, tergantung definisi masing-masing. Yang jelas tarian tersebut masih tabu untuk masyarakat Banyuwangi," ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (24/8/2022).
Ia menambahkan, acara pesta ulang tahun BIYC yang diselenggarakan ketika PPKM tersebut, sempat dibubarkan oleh petugas karena sudah melewati batas jam malam.
"Acara pestanya juga sempat dibubarkan saat itu oleh petugas, karena melewati batas jam malam PPKM," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




