Dugaan Perpeloncoan Mahasiswa Baru, Rektorat Unej Siapkan Sanksi Bila Terbukti Ada Pelanggaran

Dugaan Perpeloncoan Mahasiswa Baru, Rektorat Unej Siapkan Sanksi Bila Terbukti Ada Pelanggaran Rektorat Universitas Jember (Unej) memberikan keterangan terkait isu perpeloncoan saat pelaksanaan pembinaan dan pengembangan mahasiswa baru (P2MB) di fakultas teknik (FT).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Rektorat Universitas () bergerak cepat menindaklanjuti isu perpeloncoan yang terjadi saat pelaksanaan pembinaan dan pengembangan mahasiswa baru () di fakultas teknik (FT).

Slamin, Wakil Rektor (Warek) I , menyatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk mencari informasi terkait pelaksanaan di fakultas teknik.

"Yang kami dengar, itu kan seperti yang sudah tersebar di media. Itu kan sebenarnya mungkin ada kalimat- kalimat yang tidak pantas, sehingga membuat mahasiswa baru stres. Kemudian juga adanya penugasan, yang mungkin terlalu banyak. Itu yang kami dengar," ungkapnya.

Menurutnya, tim investigasi tersebut akan menggali informasi dari berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan di FT. "Baik dari mahasiswa baru, dari panitia, maupun dari dekanat, bagaimana pelaksanaan di (fakultas) teknik tersebut," ucapnya.

Ia menegaskan, bahwa pihak rektorat sebenarnya sudah memberikan surat edaran sebagai rambu-rambu pelaksanaan di setiap fakultas. 

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Nekat Ritual di Laut, 10 Warga Jember Meninggal Tersapu Ombak':