Air Mentah Penyebab Stunting Bagi Anak?. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Akhir ini muncul pemberitaan mengenai dua balita yang mengalami stunting diduga akibat mengonsumsi air mentah. Anak yang mengonsumsi air mentah berpotensi mengalami diare berulang kali. Akibatnya, cairan dan nutrisi penting di dalam tubuh terbuang dan berkurang, sehingga menghambat pertumbuhan anak (stunting).
Di dalam air mentah terdapat Bakteri Salmonella, E Coli, hingga Giardia yang dapat menyebabkan diare, perut keram, dehidrasi hingga stunting.
BACA JUGA:
- Gula pada Sereal Sebabkan Lonjakan Gula Darah! Pilih Vitameal Mixberrys, Sereal Sehat Rendah Gula
- Bukan Cuma untuk Anak-anak, Tidur dengan Boneka Ternyata Punya Manfaat ini
- TP PKK Kabupaten Kediri Gelar Lomba Penyuluhan Pola Asuh dan Pencegahan Stunting
- MSG untuk Anak: Benarkah Berbahaya atau Justru Aman?
Berikut dampak stunting bagi anak:
1. Gangguan kognitif
2. Imunitas lebih rendah
3. Kesulitan belajar
Dilansir dari halodoc, air putih sudah mulai dapat dikenalkan pada anak sejak masa MPASI. Kebutuhan air putih anak terus meningkat seiring bertambahnya usia anak.
-Usia 7-11 bulan (minimal 800 ml/hari)
-Usia 1-3 tahun (minimal 1.200 ml/hari)
-Usia 4-6 tahun (minimal 1.500 ml/hari)
-Usia 7-9 tahun (minimal 1.900 ml/hari)
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




