Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberi keterangan kepada awak media. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mendapat reaksi positif dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
“Provinsi Jawa Timur mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/12/2022).
BACA JUGA:
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
Menurut dia, keputusan pemerintah tidak terlepas dari kebijakan yang pernah dikeluarkan oleh WHO, dan kemudian ditindaklanjuti setelah mendengarkan masukan dari berbagai pakar kesehatan.
Pemprov Jatim, kata Khofifah, sangat bersyukur dengan keputusan itu. Tapi, ia meminta masyarakat untuk tetap waspada karena saat ini masih dalam masa transisi dari pandemi ke endemi.
“Tentu, hati-hati masa transisi ini, dan perlu juga masih mengunakan masker. Saya dulu pas sambutan pakai masker sekarang sudah tidak lagi,” tuturnya.
Ia kembali menegaskan pentingnya vaksin booster bagi yang belum, karena itu dapat menjaga imunitas tubuh dari virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, itu.
“Jadi, yang belum booster ayo segera booster,“ ungkapnya.
Terkait kesiapan Jawa Timur mencabut status PPKM, Khofifah mengatakan bahwa kebijakan pemerintah seiring dengan kebijakan pemerintah pusat. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






