Jembatan di Wisata Mangrove Bancaran, Bangkalan, yang rusak.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Fasilitas pada wisata mangrove yang terletak di Kelurahan Bancaran, Kota Bangkalan, mengalami kerusakan akibat hembusan angin dan terjangan ombak usai ditutup karena pandemi Covid-19.
"Wisata belum bisa dibuka kecuali ada perbaikan dan pembangunan, banyak kerusakan seperti jembatan apung untuk menyusuri hutan, gazebo, serta tempat menikmati ragam kuliner," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan, Moh Hasan Faisol, saat melakukan peninjauan di sana, Rabu (11/1/2023).
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah

Sementara itu, Fikar selaku pengelola mengatakan bahwa wisata mangrove ditutup sejak awal pandemi Covid-19 atas peraturan dari pemerintah, dan membuat pengelola bingung karena operasional dari wisata tidak berjalan.
"Wisata ditutup selama awal Covid-19, aktivitas menjadi sepi, sebelum pandemi biasanya pengunjung per hari mencapai 100 orang," ujarnya
Ia pun menyebut, Wisata Mangrove Bancaran belum sepenuhnya rampung melainkan hanya 30 persen dari rencana pembangunan, dan fasilitas seperti toilet serta kamar mandi belum ada di lokasi.
"Ini hanya 30 persen saja dari target pembangunan, untuk ke depannya kami ingin menambah wahana-wahana agar menambah daya tarik pengunjung," tuturnya.
Pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Plt Bupati Bangkalan, Mohni, beserta jajaran dinas terkait untuk pembangunan dan perbaikan wisata mangrove.
"Saya sudah dipanggil pak bupati untuk rapat bersama terkait pembangunan mangrove untuk ke depannya, saya berharap dengan adanya rapat yang sudah diadakan ini berdampak baik tata kelola wisata agar lebih baik lagi," pungkasnya. (mil/uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




