Ustadz Muhammad Jauhari Arif, saat memimpin salat id di Lapangan SDN Wonosari, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Ponpes Al-Falah dan Ponpes Centong di Kediri salat id bareng Muhammadiyah, Jumat (21/4/2023) hari ini. Padahal, Ponpes Al-Falah selama ini dikenal adalah ponpes NU.
Gus Abid Umar Faruq, salah satu anggota keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah mengatakan pesantrennya memutuskan 1 Syawal 1444 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2023 jatuh pada hari ini, Jumat, 21 April 2022.
BACA JUGA:
- Kiai Asep: Muhammadiyah juga Aswaja, Mereka Pilih PAN, yang Pro Khilafah Pilih PKS
- NU Awali Puasa Ramadan Kamis 19 Februari, Muhammadiyah Rabu 18 Februari 2026, Apa Dasarnya
- Wakil Bupati Gresik Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Bawean
- Trump Suka Mendekte, PP Muhammadiyah Khawatir Prabowo Melunak Perjuangkan Palestina
Hal itu karena Ponpes Al Falah Ploso, menggunakan metode hisab imkanur ruqyah atau menggunakan hisab. Akan tetapi melihat hilal harus di atas ufuq, minimal sudah lebih dari 2 derajat.
Meski berbeda dalam melaksanakan solat id, pria yang juga Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor tersebut mengimbau agar masing-masih pihak saling menghormati. Mengingat, potensi 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh di hari yang berbeda.
"Masyarakat harus saling menghargai, baik yang meyakini Hari Raya Idul Fitri Hari Jumat maupun Sabtu," katanya.
Sekadar informasi, warga Muhammadiyah merayakan idul fitri hari ini. Termasuk warga Muhammadiyah di Desa Wonosari, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, mulai pukul 05.30 WIB sudah berbondong-bondong mendatangi tempat sholat id di halaman SDN Wonosari.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




