Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (tengah) saat menghadiri pengukuhan PD Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Pasuruan.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan H. Saifullah Yusuf menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Pasuruan 2022-2027 di Gedung Gradika, Sabtu (06/5/2023).
Dalam sambutannya, Gus Ipul -sapaan Wali Kota Pasuruan- menyampaikan bahwa Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai beberapa perbedaan. Namun, perbedaan tersebut tak membuat dua ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut terpecah belah.
BACA JUGA:
- Wali Kota Pasuruan Minta Masyarakat Teladani Nabi Ibrahim saat Peringati Idul Adha 2026
- TP PKK Kota Pasuruan Dorong Budaya Hidup Sehat dan Siaga Bencana
- Ikut Rakor TPID, Wali Kota Pasuruan Bahas Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha 2026
- Wakil Wali Kota Pasuruan Ajak Generasi Muda Waspada Bahaya Narkotika
"Muhammadiyah dan NU ini memiliki perbedaan, tetapi kenapa kita masih bisa rukun? Karena kita bergandengan tangan sama-sama mencintai Indonesia," kata Gus Ipul
Menurut Gus Ipul, perbedaan yang ada sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan tidak perlu disikapi berlebihan.
"Sesungguhnya perbedaan kita ini adalah sudah menjadi bagian dari kehidupan kita," jelasnya.
Di Kota Pasuruan sendiri, lanjut Gus Ipul, Muhammadiyah telah memberikan sumbangsih kepada pemerintah. Khususnya selama dirinya memimpin Kota Pasuruan bersama Wakil Wali Kota Adi Wibowo.
"Keluarga besar Muhammadiyah telah memberikan masukan, memberikan dorongan, maupun kritik dan saran yang semuanya itu membuat kerja kami lebih ringan," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




