Dani, salah satu penjual hewan kurban di Desa Laden, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan mempunyai julukan yang cukup unik setiap tahunnya, yakni dengan dikenal sebagai Desa Penjual Hewan Kurban.
Julukan tersebut, bukan tanpa alasan, pasalnya memang setiap tahunnya, warga Desa Laden mayoritas berprofesi sebagai penjual kambing dan sapi.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Dani, warga setempat menyampaikan, julukan tersebut sudah dari dulu, karena mayoritas memang penjual hewan kurban, bahkan diketahui sudah turun temurun sejak dulu.
"Untuk pendapatan sendiri tergantung dari musimnya kalo musim kurban seperti saat ini memang bisa mencapai jutaan rupiah," katanya, Jumat (23/6/2023)
Ia juga mengatakan, penjualan sapi dan kambing ini, setiap tahunnya tidak hanya untuk hewan kurban, akan tetapi juga menyediakan untuk orang yang membutuhkan untuk akikah.
"Yang pelihara kambing dan sapi berbeda setiap warga Desa Laden mas, ada yang memelihara 100 ekor kambing, ada juga yang fokus pelihara sapi paling banyak 30 pasang, untuk dijual saat menjelang Hari Raya Kurban maupun di hari biasa," tutupnya (dim/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




