Dani, salah satu penjual hewan kurban di Desa Laden, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan mempunyai julukan yang cukup unik setiap tahunnya, yakni dengan dikenal sebagai Desa Penjual Hewan Kurban.
Julukan tersebut, bukan tanpa alasan, pasalnya memang setiap tahunnya, warga Desa Laden mayoritas berprofesi sebagai penjual kambing dan sapi.
BACA JUGA:
- Idul Adha 2026 Hasilkan 96 Ribu Ton Daging Kurban
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- Arus Balik Idul Adha 1447 H dan Hari Lahir Pancasila, Stasiun Kediri Layani 13.077 Penumpang
Dani, warga setempat menyampaikan, julukan tersebut sudah dari dulu, karena mayoritas memang penjual hewan kurban, bahkan diketahui sudah turun temurun sejak dulu.
"Untuk pendapatan sendiri tergantung dari musimnya kalo musim kurban seperti saat ini memang bisa mencapai jutaan rupiah," katanya, Jumat (23/6/2023)
Ia juga mengatakan, penjualan sapi dan kambing ini, setiap tahunnya tidak hanya untuk hewan kurban, akan tetapi juga menyediakan untuk orang yang membutuhkan untuk akikah.
"Yang pelihara kambing dan sapi berbeda setiap warga Desa Laden mas, ada yang memelihara 100 ekor kambing, ada juga yang fokus pelihara sapi paling banyak 30 pasang, untuk dijual saat menjelang Hari Raya Kurban maupun di hari biasa," tutupnya (dim/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




