Jasad Pria di Tol Surabaya-Mojokerto Diduga Korban Laka Lantas

Jasad Pria di Tol Surabaya-Mojokerto Diduga Korban Laka Lantas Ilustrasi.

Selain itu, Dokter Spesialis Forensik Rumkit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong dr. Ahmad Yudianto mengungkapkan bahwa sala satu pola luka akibat laka lantas yang nampak adalah dari bekas lecet di wajah, lengan, dan kaki.

Sedangkan luka memar yang terjadi pun masih belum bisa dipastikan juga apakah dari suatu alat seperti sengaja dipukulkan atau malah berasal dari tabrakan maupun tekanan akibat lindasan. "Untuk itu tidak bisa langsung dipastikan dalam semalam, perlu beberapa waktu dan melihat juga kondisi TKP," ungkapnya.

Sementara itu penyebab utama kematian menurut Yudianto adalah pendarahan di kepala yang membuat adanya luka terbuka selebar tiga sampai empat sentimeter akibat flaktur terngkorak. Flaktur tengkorak ini adalah kondisi, tulang kepala mengalai patah akibat jatuh atau terkena benda tumpul.

"Sehingga ada pendarahan di otak dan menjadi sebab korban berdarah-darah dan meninggal dunia," katanya. Untuk waktu kematian, dokter yang mengambil spesialis Sero Biologi-Molekuker itu mengungkapkan korban sekitar 18 jam sebelum dilakukan otopsi. "Otopsi sendiri dimulai pukul dua, jadi kira-kira mungkin bebeeapa jam selepas ditemukan," katanya.

Jasad Mohammad Wafi sendiri ditemukan tergeletak berlumuran darah di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada Jumat pagi (23/6) kemarin. (cat/sis)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Kecelakaan Karambol di Medaeng Sidoarjo, Truk Tabrak Tiga Mobil Hingga Terguling':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO