Kondisi Kesehatan yang Tidak Boleh Donor Darah. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Donor darah merupakan kegiatan yang memberikan manfaat, tetapi kondisi kesehatan pendonor perlu diperhatikan. Hal yang harus diperhatikan sebelum menyumbangkan darah ialah syarat serta kondisi kesehatan pendonor.
Syarat donor darah yaitu:
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
1. Pendonor minimal berusia 17 tahun dan maksimal 70 tahun
2. Berat badan minimal pendonor ialah 45 kg
3. Tekanan darah sistole harus di bawah 180 dan diastole di bawah 100, untuk orang dengan tekanan darah yang cenderung tinggi
4. Sistole/diastole untuk orang yang memiliki tekanan darah rendah sekitar 90/50.
5. Pendonor memiliki kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 grams of hemoglobin per deciliter, serta tidak lebih dari 20 grams of hemoglobin per deciliter.
Dilansir dari Halodoc, kondisi kesehatan yang dilarang untuk donor darah, yaitu:
1. Pengidap diabetes
Kegiatan mendonor darah dapat memengaruhi kadar hemoglobin A1c (HbA1c) pada pengidap diabetes. Kondisi ini akan berlangsung selama 2 bulan setelah donor darah lengkap. Dikarenakan hal tersebut, para ahli merekomendasikan agar pengidap diabetes menunggu setidaknya 4 bulan untuk melakukan donor darah selanjutnya.
2. Pengidap penyakit menular
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




