Benarkah Minum Kopi sebelum Olahraga Dapat Turunkan Berat Badan? Berikut Penjelasannya. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan sistem saraf pusat serta memberikan efekk palpitasi. Palpitasi merupakan rasa berdebar-debar yang lebih kencang pada jantung sehingga tidak terkontrol. Berolahraga saat jantung berdegub kencang dipercaya dapat membakar kalori lebih banyak.
Dilansir dari AI Care, minum kopi bisa membantu mobilisasi lemak dengan meningkatnya kadar hormon epinefrin di dalam darah. Kafein yang terkandung di dalam kopi akan menstimulus sistem saraf, kemudian mengirimkan sinyal ke sel-sel lemak dan memberitahu mereka untuk memecahkan lemak.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Epinefrin dikenal sebagai adrenalin yang mengalir di dalam darah menuju jaringan lemak, memberi sinyal untuk memecah lemak dan melepaskannya ke dalam darah.
Perlu diingat bahwa berat badan hanya dapat turun saat minum kopi disertai dengan olahraga, dengan demikian lemak yang telah terpecah baru bisa dibakar menjadi energi.
Kandungan kafein di dalam kopi juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Semakin tinggi metabolisme tubuh, maka semakin mudah untuk menurunkan berat badan.
Jadi, minum kopi sebelum berolahraga memang dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa efek pembakaran lemak akan terasa kurang pada mereka yang mengalami obesitas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




