Sulisno Irbansah dan Abdullah Hamdi. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Gresik mereaksi banyaknya tanaman mati di taman-taman kota yang menjadi tanggung jawab dinas lingkungan hidup (DLH) setempat. Komisi III langsung menegur Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah.
"Tanaman di taman kota mati. Makanya ini lagi tak marahi," kata anggota Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (20/7/2023).
BACA JUGA:
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- BPJS Kesehatan Perpanjang Cicilan Tunggakan JKN hingga 36 Bulan
- DLH Gresik Selidiki Dokumen Lingkungan Wisata Jati Sewu usai Tragedi Bocah Tewas Tenggelam
- Kurang Dari 24 Jam, Polsek Gresik Kota Bekuk 2 Pelaku Curanmor
Ia mengaku telah menelepon pihak terkait untuk mempertanyakan banyaknya tanaman mati di taman kota. Apa tak dirawat dan disiram dengan baik?
"Pengakuan Kadis LH sudah disiram setiap hari. Disiram sekali. Itu jelas kurang. Makanya banyak yang mati," ungkapnya.
Idealnya, kata Hamdi, tanaman di taman-taman disiram 2 kali sehari (pagi dan sore). Apalagi, saat ini sudah tiba musim kemarau.
"Seharusnya disiram 2 kali sehari. Pagi dan sore," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




