Kecewa, Bendahara DPD Golkar Pasuruan Mundur dari Pencalegan, Rita: Saya Didzolimi

Kecewa, Bendahara DPD Golkar Pasuruan Mundur dari Pencalegan, Rita: Saya Didzolimi Bendahara DPD Golkar Kabuapten Pasuruan Rita Wahyulillah dan bacaleg lainya saat menyerahkan surat pengunduran kepada Wahid Nurahman, Pengurus DPD Provinsi Jatim.

"Terserah mau taruh di nomor berapa, saya monggo. Tapi kalau tanpa pemberitahuan ke saya kan kesannya saya didzolimi," tegas Rita.

"Gambaran politik tidak kanibal dan politik happy itu seperti apa? Buat teman-teman caleg tetap semangat, saya akan membantu di balik layar saja," jelasnya.

Rita mengungkapkan, perubahan caleg ini tidak hanya terjadi di dapil satu saja, tapi juga di dapil tiga, meliputi wilayah Rejoso, Lekok, Grati, dan Nguling. Bahkan ada caleg yang ternyata dicoret dari daftar.

Menurut dia, hal itu berdampak ke mana-mana hingga berakibat banyak caleg yang ingin mengundurkan diri. "Tadi teman-teman caleg japri juga mau ikut mengundurkan diri," papar Rita

Sementara Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Kabupaten Pasuruan, H. Udik Djanuantoro merespons santai kekecewaan Rita tersebut. Menurutnya, hal itu adalah bagian dari dinamika politik.

"Wajar, itu dinamika politik yang terjadi menjelang penetapan," kata Udik.

Dia menyadari pasti ada kadernya yang kecewa. Karena itu, ia berjanji akan meminta pengurus DPD Partai Kabupaten Pasuruan untuk mendalami persoalan ini agar bisa diselesaikan dengan baik dan sebijak mungkin guna menjaga soliditas kader.

Terkait caleg yang dicoret dari DCT di dapil 3, Udik berjanji akan melakukan pendalaman. Sebab selama penyusunan caleg mulai dari pendaftaran hingga DCS, yang bersangkutan tentunya sudah banyak kehilangan energi dan waktu.

"Hal ini juga perlu disikapi dan didalami secara strategis," pungkas dia. (afa/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO