Tingkatkan Kualitas Produk UMKM, BI Gandeng Pemkot Kediri Beri Pelatihan Perajin Tenun dan Batik

Tingkatkan Kualitas Produk UMKM, BI Gandeng Pemkot Kediri Beri Pelatihan Perajin Tenun dan Batik Kepala KPwBI Kediri, Choirur Rofiq, saat memberi sambutan. Foto: Ist

"Manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk belajar pewarnaan benang tenun dan kain batik selaligus treatment limbahnya, agar inovasi produknya semakin beragam dan proses produksinya tidak mencemari lingkungan," tuturnya.

Tak lupa ia berharap pelatihan-pelatihan seperti ini harus semakin sering digelar. Terlebih bisa menarik minat lebih banyak anak muda untuk ikut belajar. Agar karya wastra kebanggaan kita tetap berkelanjutan dan abadi.

"Terima kasih pada KPwBI , semoga kolaborasi yang sudah terjalin baik selama ini terus kita jaga untuk mengembangkan wastra karya perajin se-Karisidenan dan sekitarnya," pungkasnya.

Teknik pewarnaan dalam industri tenun ikat maupun batik sangatlah penting. Mengingat dalam pewarnaan harus memiliki teknik khusus agar tidak cepat pudar. Terlebih warna juga menjadi salah satu identitas asal produk dan penarik minat masyarakat untuk membeli.

Hal tersebut dikatakan oleh Siti Ruqoyah perajin tenun ikat Bandar Kidul yang juga ikut menjadi peserta pelatihan. 

"Selain motif, pewarnaan adalah proses yang penting dalam pembuatan tenun ikat. Disini saya bisa mengetahui bagaimana cara pewarnaan yang baik dan awet agar para pelanggan puas dengan produk kami," ucapnya.

Ia berharap, dengan mengikuti pelatihan tersebut dapat menambah pengetahuan baru, agar hasil produk tenun ikat miliknya memiliki kualitas baik dan bisa bersaing dengan produk tenun ikat di daerah lain. (uji/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Tim BPK Wilayah XI Teliti Tugu Tapal Batas di Kediri, Diduga dari Abad ke-13 ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO