Jajaran Sat Intelkan Polres Pasuruan saat berfoto di selah-selah kegiatan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Pasuruan menggelar kegiatan riding bermotor yang dirangkai bersama bakti sosial di Dusun Kucur, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan yang digelar sebagai peringatan Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 yang diperingati setiap 2 Oktober tersebut, berlangsung meriah dan penuh keakraban.
Sat Intelkam Polres Pasuruan menyalurkan bantuan berupa semen, serta bantuan uang tunai untuk pembangunan Musala Nurul Huda yang telah berdiri kurang lebih 40 tahun sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial warga Dusun Kucur.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Pasuruan, AKP Lubis Ibroril Chosam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri, khususnya fungsi intelijen, terhadap kebutuhan masyarakat di akar rumput.
“Momentum Hari Jadi ke-80 Intelijen Polri kami maknai tidak hanya sebagai peringatan seremonial, tetapi juga sebagai ajang memperkuat sinergi dan empati sosial. Melalui bakti sosial ini, kami ingin hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, AKP Lubis menambahkan, dalam kegiatan tersebut, Sat Intelkam Polres Pasuruan juga menggandeng berbagai elemen, mulai dari mahasiswa hingga media, sebagai wujud kolaborasi lintas sektor dalam membangun kepedulian sosial dan kebersamaan.
Ketua Panitia Pembangunan Musala Nurul Huda, Khoirul Ahadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Intel Polres Pasuruan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Intel Polres Pasuruan. Bantuan ini sangat membantu sekali untuk pembangunan Musala Nurul Huda. Mudah-mudahan menjadi berkah bagi musala kami, dan juga menjadi berkah bagi Polres Pasuruan,” katanya.
Khoirul menjelaskan, Musala Nurul Huda telah berdiri sekitar empat dekade dan menjadi saksi perjalanan spiritual, serta kebersamaan warga Dusun Kucur. Seiring bertambahnya usia bangunan, kebutuhan renovasi dan pengembangan menjadi hal yang tidak terelakkan demi kenyamanan jemaah.
“Bantuan ini bukan hanya soal material, tetapi juga suntikan semangat bagi warga. Kehadiran Intel Polres Pasuruan menunjukkan bahwa Polri benar-benar dekat dan peduli dengan masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan riding bermotor yang dilakukan sebelum penyerahan bantuan dimaknai sebagai simbol soliditas, disiplin, dan kebersamaan jajaran Intelijen Polri. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat di wilayah pedesaan.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-80 ini, Polres Pasuruan berharap nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian sosial dapat terus ditanamkan dan ditingkatkan. Intelijen Polri diharapkan tidak hanya tajam dalam analisis dan deteksi dini, tetapi juga humanis dalam pengabdian, sejalan dengan cita-cita Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (maf/par)






