Suksesnya Bazar Pendidikan Sampang, Ternyata Lembaga Pendidikan Ditarik Sumbangan

Suksesnya Bazar Pendidikan Sampang, Ternyata Lembaga Pendidikan Ditarik Sumbangan Bupati dan Wabup Sampang saat membuka acara bazar pendidikan di Gor Indoor Sampang. Foto: Ist.

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Kegiatan Eksplorasi Investasi Pendidikan yang digelar oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten , Senin-Rabu (11-13/12/2023) kemarin, berjalan meriah.

Acara bertema ‘Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar untuk Hebat Bermartabat’ di Gor Indoor , merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten ke-400.

Baca Juga: Nekat Balap Liar saat Bulan Ramadhan, Motor Bisa Ditahan Sampai Lebaran

Dari informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, bazar pendidikan tersebut diduga lembaga sekolah dasar negeri dan swasta (SDN-SDS) diminta iuran sebanyak Rp250.000.

Uang tersebut, dianggap sebagai cicilan kegiatan kelompok kepala sekolah (K3S).

"Ya benar, lembaga saya diminta iuran untuk acara pendidikan award dan bazar inovasi," ucap narasumber yang tidak mau disebutkan, Kamis (21/12/2023).

Baca Juga: Soal Penipuan UMKM yang Rugikan Ratusan Juta, Inspektorat Surabaya Panggil 3 Pegawai Outsourcing

Menurutnya, pembayaran uang itu, ada yang mengakomodir ke lembaga sekolah.

"Sepertinya bukan cuma lembaga saya saja yang dimintai lembaga lain pun sama," ungkapnya.

Adanya iuran tersebut, dianggap tidak masuk akal jika digunakan untuk acara Eksplorasi Investasi Pendidikan yang digelar oleh dinas. Sebab, iuran tersebut dikaitkan dengan kegiatan kelompok kepala sekolah.

Baca Juga: Polisi Bongkar Dua Lokasi Gudang Elpiji Oplosan di Sidoarjo

"Apa hubungannya kegiatan K3S dengan bazar pendidikan, apalagi itu dianggap rangkaian hari jadi Kabupaten ke-400," katanya.

Mestinya, masih kata dia, kegiatan hari jadi Kabupaten , dibedakan dengan manfaat, sasaran dan tujuan K3S.

"Iuran itu memang ada pada saat K3S mengadakan rapat," imbuhnya.

Baca Juga: Pamit COD, Gadis di Jombang Ditemukan Meninggal Dunia

Sementara Kabid SD Disdik , Abdul Rahman, menyampaikan kegiatan bazar bukan di bidang SD tetapi di bidang GTK.

"Kegiatan itu Mas bukan di bidang SD, tapi di bidang GTK, mungkin Sampeyan bisa konfirmasi ke Kabid GTK," tulis dia melalui pesan Whatsapp.

Sedangkan Kabid GTK, Yanto, saat dikonfirmasi oleh awak media, tidak memberikan tanggapan apapun. (tam/rif)

Baca Juga: Polisi Tangkap Pembunuh Pria di Banyuates Sampang, Pelaku Selingkuhan Korban

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Tak Terima Motor Anaknya Ditilang, Pria ini Mengejar Polantas dengan Membawa Celurit dan Parang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO