Ruang SPKT Polsek Tegalsari. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hasil dari pemeriksaan di tempat kejadian pembacokan di Pasar Kembang, Minggu (11/3/2023) yang menyebabkan tiga korban dilarikan ke rumah sakit, Polsek Tegalsari masih mencari petunjuk kebenaran.
Aksi pembacokan yang sebelumnya diberitakan oleh BANGSAONLINE.com, kini Polsek Tegalsari menyatakan telah menerima laporan korban dan akan dinaikkan ke tahap penyelidikan.
BACA JUGA:
- Artis Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim Diduga Belum Bayar Beli Perangkat Audio
- Nekat Kabur, 2 Jambret di Genteng Surabaya Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi
- Rekonstruksi Pembunuhan Satpam di Surabaya Ungkap Motif Pelaku Pakai Pinjol Atas Nama Korban
- Pelatih Perbakin Jatim Dipolisikan Atas Dugaan Lecehkan Atlet Putri, Korban Trauma Latihan
Dalam tahap penyelidikan tersebut meliputi, pencarian saksi di tempat kejadian perkara, rekaman CCTV di beberapa tempat kejadian.
“Terkait kejadian pembacokan masih kami dalami. Namun dari titik kejadian tersebut masih belum ada titik terang. Karena keterangan korban tidak ada saksi dan tidak ada rekaman CCTV di lokasi sesuai korban,” kata Kapolsek Tegalsari, Kompol Rizky Santoso saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Senin (11/3/2024) siang.
Ia mengatakan, beberapa bukti aksi pembacokan di Jalan Diponegoro, merupakan langkah pelengkap dalam menaikkan laporan tersebut menjadi tahap penyelidikan.
Ia juga mengakui, pada jam kejadian antara pukul 3.00 WIB hingga 4.00 WIB, pihaknya berada di sekitaran Pasar Kembang. Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui adanya aksi pembacokan.
“Sesuai keterangan korban titik lokasi ada di depan Pasar Pacar Kembang. Namun, saat digali di lokasi tidak ada saksi yang merasa melihat kejadian tersebut. Selain itu pada jam pukul kejadian biasanya arus lalu lintas di sekitar ramai banyak pengunjung pasar. Namun, sekali lagi tidak ada yang melihat kejadian,” tutur Rizky.
Rizky mengatakan, dua dari tiga korban dalam kondisi membaik dilakukan pemeriksaan di Polsek Tegalsari, Senin (11/3/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. (rus/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




