Diapit Dua Perusahaan Semen, Madrasah di Tuban Ini Kondisinya Memprihatinkan

Diapit Dua Perusahaan Semen, Madrasah di Tuban Ini Kondisinya Memprihatinkan Tampak atap dan dinding gedung yang sangat tidak layak untuk ditempati. (suwandi/BANGSAONLINE)

“Kami pernah mengajukan ke pabrik semen, ketika akan membangun gedung lagi sebelah barat. Namun, hanya dikasih 3 juta, ya kami tolak, kok teganya ngasih segitu,” lanjutnya.

Gedung baru itu pun akhirnya bisa berdiri lantaran ada swadaya dari masyarakat dan dana bantuan dari Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Sedangkan, dari pemkab sendiri sampai saat ini belum memberikan bantuan.

“Kalau pemkab juga belum, bolak-balik mengajukan proposal untuk renovasi, tetapi juga tidak kunjung ada kepastian,” terangnya.

Sementara itu, Sinar Ismawati (8) ketua kelas III ketika ditemui madia ini mengaku tetap belajar semagat dalam belajar. Meski pikirannya sedikit terhantui lantaran dengan kondisi gedung yang sudah saatnya direnovasi. “Tetap semangat belajar, meski terkadang sedih melihat gedung yang tidak segera diperbaiki,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kemanag , Abdul Wahib ketika dikonfirmasi mengenai hal itu mengatakan jika pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Alasannya, MI swasta dengan Kemenag hubungannya bersifat vertikal. Sehingga, tidak bisa memberikan bantuan secara langsung kepada madrasah tersebut.

“Paling-paling bisanya ya memberikan informasi atau lapor ke wilayah atau pusat, bahwa ada madrasah yang kondisinya sedang rusak, gitu saja mas,” katanya ketika ditemui di kantornya. (wan/rvl)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Perahu Penyeberangan Tenggelam di Bengawan Solo, Belasan Warga Dilaporkan Hilang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO