Korban pemukulan menunjukkan bukti laporan dari Polsek Gubeng.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Agus Setiyawan (34), warga Jl. Sukolilo III, Surabaya, mendatangi Polsek Gubeng untuk melaporkan seorang satpam Shelter Club Surabaya.
Ia mengaku menjadi korban pemukulan oleh satpam tersebut. Agus mengatakan aksi pemukulan yang dilakukan oleh satpam dilakukan pada Sabtu (15/06/2024) dini hari.
BACA JUGA:
- Listrik Padam, Dua Palang Pintu Kereta di Surabaya Sempat Dijaga Manual
- Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Surabaya, PLN Sebut Ada Gangguan Pembangkit
- HUT Persebaya ke-99 Diwarnai Tawuran, 1 Tewas dan Satu Luka Berat
- Adellia Syarifah Nahkodai IPPNU Surabaya 2026-2028, Usung Visi 'Sinergi, Aksi, Mengabdi'
Dari aksi pemukulan, Agus Setiawan mengalami luka di bagian wajah dan kakinya, sehingga melapor ke Polsek Gubeng.
Selama laporan, korban didampingi oleh temannya, Karunia (36), saksi yang mengetahui pemukulan.
Karunia menceritakan, korban bersama empat teman lainnya datang ke Shelter Club Surabaya untuk bersenang-senang. Mereka pun menghabiskan sejumlah botol minuman dan akhirnya mabuk.
Saat itu, korban bersama temannya ke depan panggung untuk joget dan menikmati lagu.
"Nah, pas kami asik joget, tiba-tiba teman saya AS lehernya dipiting oleh salah satu satpam sambil diseret keluar gedung," kata Karunia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




