Harga Cabai di Tuban Capai Rp 60 Ribu per Kg

Harga Cabai di Tuban Capai Rp 60 Ribu per Kg Bu Tomo saat menunggui dagangan cabainya. (suwandi/BANGSAONLINE)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Efek melemahnya rupiah dan jumlah stok yang minim membuat harga cabai di pasar yang ada di Kabupaten Tuban mengalami kenaikan sejak dua pekan terakhir.

Pantauan di pasar baru Tuban, Jum’at (28/8), rata-rata jenis cabai mengalami kenaikan yakni cabai rawit, kriting, maupun cabai hijau. Bahkan, yang harganya mengalami kenaikan secara signifikan yakni cabai rawit di mana kini telah mencapai Rp 60 ribu per kilogramnya.

“Benar kini harga cabai rawit sudah mencapai Rp 60 ribu per kilogramnya,” ujar salah satu pedagang cabai di pasar baru Tuban, Bu Tomo (50) ketika ditemui BANGSAONLINE.com.

Menurutnya, sebelum dua pekan yang lalu harga cabai masih sekitar Rp 40.000/kg. Namun, karena stok yang semakin minim dan melemahnya rupiah, harga komoditi khususnya cabai mengalami kenaikan.

“Ini saja distributor lokal sudah tidak kirim lagi, jadi terpaksa distributor luar yang mengirim. Itu pun harus tambah ongkos lagi. Makanya harganya tambah naik terus,” beber Bu Tomo.

Adapun harga cabai kriting dan hijau yang harganya juga ikut naik. Cabai kriting kini harganya di pasaran mencapai Rp 32.000/kg yang sebelumnya Rp 29.000/kg, sedangkan untuk cabai hijau dari harga Rp 25.000/kg kini mencapai 29.000/kg.

“Meski sama-sama cabai, tapi naiknya tidak sama, terkadang jenis keriting yang naik, terkadang pula cabai rawitnya yang naiknya drastis, ya gak mestilah naiknya,” ungkapnya.

Sementara itu, ketika ditanya sampai kapan naiknya harga cabai ini, Bu Tomo memprediksi, tingginya harga cabai akan berlangsung sekitar dua bulan ke depan. Pasalnya, jangka waktu itu petani lokal belum bisa memasok ke pasaran. Selanjutnya, untuk mendapatkan stok, pedangang di pasaran mengambil dari distributor luar daerah Tuban. (wan/rvl)