Gapoktan Tri Mulyo Tani Bawang Merah Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, saat menerima bantuan traktor dari BRI Tuban.
Menurut Arief, Gapoktan Desa Ngadirejo patut mendapatkan apresiasi karena sejak terbentuk pada April 2024 lalu, sudah menghimpun dana sekira Rp45 juta. Sedangkan, untuk penyaluran pinjaman mencapai Rp845 juta dengan DPK dan NPL 0 persen.
"Kita juga membentuk agen BRILink yang usahanya dipegang salah satu anggota, sekaligus untuk penyaluran KECE sebanyak 32 debitur dengan plafon Rp210 juta," bebernya.
Arief menyampaikan, saat ini sudah ada 10 nasabah yang melakukan pinjaman baru melalui agen BRILink berbentuk produk UMi. Kemudian, untuk dana top up dari hasil panen padi ada 3 nasabah debitur dengan nilai Rp125 juta.
"Adanya agen BRILink ini untuk produk UMi guna menindaklanjuti pembentukan klaster dan Desa BRILian Ngadirejo," katanya.
Arief berharap bantuan ini bisa membantu proses produksi tanam bawang merah. BRI optimis alat traktor itu akan berguna lantaran bisa mengurai tanah sebelum masa tanam dilakukan.
"Dengan adanya alat ini diharapkan dapat memudahkan petani dan efisien dalam proses penanaman bawang merah," harapnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




