Dirut Petrokimia Gresik Dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Generasi Petani

Dirut Petrokimia Gresik Dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Generasi Petani Vice President Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Rama Yusron Harbiansyah (kanan) saat menerima penghargaan. Foto: Ist.

Dikatakan Dwi Satriyo, tiap tahunnya, Petrokimia Gresik mampu melampaui target dalam realisasi Program Makmur. Dengan demikian, petani penerima manfaat dari program ini semakin besar lagi.

"Tahun 2024 hingga bulan Oktober, Petrokimia Gresik telah meningkatkan pendapatan 58.242 petani. Pendampingan dilakukan di lahan seluas 155.312 hektare, atau di atas target yang ditetapkan, yaitu 132.000 hektare," bebernya.

Lahan tersebut, tambah Dwi Satriyo, berada di sejumlah daerah, di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusa, Kalimantan dan Sumatera.

"Komoditas yang digarap di antaranya padi, tebu, jagung, bawang merah, jeruk, jeruk nipis, dan hortikultura lainnya," terang Dwi Satriyo.

Sementara di tahun 2023, sebanyak 31.963 petani terlibat dalam Program Makmur Petrokimia Gresik. Di tahun ini perusahaan melakukan pendampingan budi daya di lahan seluas 130.497 hektare, atau di atas target lahan 99.000 hektare.

Kemudian di tahun 2022, Petrokimia Gresik berhasil meningkatkan pendapatan sebanyak 60.307 petani di berbagai daerah. Puluhan ribu petani tersebut menggarap lahan seluas 98.598 hektare atau melebihi target 85.000 hektare.

Di awal pelaksanaan atau di tahun 2021, Petrokimia Gresik menjalankan Program Makmur bersama dengan 21.694 petani di lahan seluas 20.439 hektare. Luas lahan ini juga melampaui target yang diamanahkan 16.000 hektare.

"Penghargaan ini pasti akan memotivasi kami dan Petrokimia Gresik untuk membangun sustainable agriculture melalui peningkatan produktivitas pertanian dan regenerasi petani," pungkas Dwi Satriyo. (hud/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO