Hingga berita ini ditulis, pihak Polsek Benowo masih belum memberikan keterangan terkait dugaan penyekapan dan praktik prostitusi di kampung Sememi Jaya.
BANGSAONLINE mencoba menggali informasi di sekitar lokasi. Salah satu emak-emak M (40) warga Sememi Jaya gang II mengaku mengetahui adanya sejumlah wanita yang tinggal di bekas wisma itu.
“Kalau tentang itu ada (rumor), para pekerja wanita malam itu memang tinggal di situ tapi mereka itu numpang dan hutangnya banyak ke seseorang bos (mucikari). Sehingga para PSK tidak boleh pindah tempat tinggal (kos/kontrak) sebelum hutangnya lunas. Mereka kan beli baju kosmetik dan kehidupan sehari hari hutang ke bosnya (mucikari). Itu katanya orang-orang loh mas,” ujar M.
Ketua RT setempat di lokasi kejadian Sememi Jaya Gang I mengaku mendengar kabar tersebut. Namun, dirinya menyebut tidak mendapat kabar dari pihak Kecamatan maupun Kelurahan










