SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Rosmayani, ibu dari ZRA angkat bicara soal penangkapan pelaku Ahmad Rizky Valepi (36) yang hanya dikenakan pasal pencabulan oleh polisi usai menculik dan menjual putrinya ke pria hidung belang.
Diketahui, Ahmad Rizky warga domisili Simolawang 2 Barat membawa kabur ZRA (13) siswi SMP kelas 7 pada 14 November 2024. Pelaku berhasil ditangkap saat menjadi mucikari korban di sebuah hotel di jalan Waspada Surabaya pada Jumat (13/12/2024).
Baca Juga: Viral Video Panas Daster Pink Sidoarjo, Polda Jatim Amankan Pemeran Pria
Namun, pelaku yang saat ini ditahan di Polres Tanjung Perak hanya dikenakan pasal pencabulan anak di bawah umur.
Kepada BANGSAONLINE, Rosmayani menuturkan jika ZRA bukanlah satu-satunya yang dijajakan dalam prostitusi online oleh pelaku.
Usai mengajak ngobrol putrinya, Rosmayani mendapat informasi bahwa ada orang yang dikenal putrinya yakni Sisil (16) dan kekasihnya Rizal (30) ikut melakukan praktik prostitusi online.
Baca Juga: Orang Tua Siswi SMP yang Dilaporkan Hilang dan Dijual ke Hidung Belang Protes ke Polisi
“Anak saya sempat saya ajak ngobrol secara santai, bahwa untuk yang menjualnya ke para pria hidung belang bukan hanya tersangka yang ditangkap Polres, tapi ternyata ada temannya yang bernama Sisil dan Rizal,” kata Rosmayani.
Menurut Rosmayani, Ahmad Rizky menjadi mucikari prostitusi online dari 3 orang. Antara lain, Putri (21), Sisil (16) dan ZRA (13). Diduga dua wanita tersebut merasa cemburu dengan ZRA.
“Jadi kedua temannya iri dengan anak saya (ZRA), karena kamar yang disewakan oleh Risky kepada putri saya berfasilitas AC. Sedangkan kedua temanya hanya kipas angin. Lah dari situlah mereka berdua memanfaatkan putri saya karena umurnya paling kecil. Selama ini tamu hidung belang Sisil atau Putri ditawarkan ke putri saya dengan harga tinggi sehingga mereka berdua juga bisa mendapat untung,” bebernya.
Baca Juga: Terekam CCTV! Maling Gasak Motor di Minimarket Kawasan UPN Surabaya, Polsek Rungkut Irit Bicara
Berbekal keterangan putrinya dan chat dari pria hidung belang, Rosmayani menuntut Polres Pelabuhan Tanjung Perak agar Ahmad Rizky beserta Sisil dan Rizal juga dijerat dengan pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
“Harusnya pelakunya tidak satu, itu kan jelas pengakuan putri saya bahwa selain Risky juga ada Sisil dan pacarnya Rizal yang ikut menjual anak saya,” keluh Rosmayani.
Terpisah, Kanit PPA Polres Tanjung Perak, Ipda Rehan Brimtedo mengaku, pihaknya masih mengembangkan dugaan adanya keterlibatan pelaku lain.
Baca Juga: Petugas Gabungan Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal di Suramadu, Kerugian Negara Capai Miliaran Rupiah
“Sementara masih 1 pelaku diamankan mas , tentunya kami sedang mendalami pemeriksaan mas,” ujarnya kepada BANGSAONLINE, Jumat (20/12/2024).
Namun, saat ditanya mengenai informasi dari Rosmayani soal keterlibatan dua pelaku lain, Ipda Rehan masih belum berkenan memberikan keterangan. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News