Selain itu, pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) telah selesai mencapai 90% dari target, meski masih ada 10% yang harus dipadankan sebelum akhir tahun.
Lebih lanjut, dalam rangka menyambut implementasi aplikasi Coretax yang akan dimulai pada Januari 2025, DJP telah melakukan edukasi kepada lebih dari 5.000 wajib pajak.
Aplikasi ini akan memudahkan interaksi antara wajib pajak dan fiskus dalam melaporkan data kekayaan dan transaksi secara transparan.
Terkait dengan perkembangan lain, Vita juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan DJP.
“Kami mengimbau wajib pajak untuk waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan data pribadi melalui phishing, spoofing, dan scam,” ucap Vita.
Ia juga mengajak media untuk membantu mengedukasi publik mengenai potensi bahaya tersebut.
Sebagai penutupan, acara Media Gathering ini ditandai dengan sesi dialog dan tanya jawab antara jurnalis dan pihak DJP untuk menggali lebih dalam mengenai permasalahan perpajakan yang ada di lapangan.
Media Gathering menjadi kesempatan penting bagi DJP untuk berkomunikasi langsung dengan media, serta meluruskan informasi yang kurang tepat yang beredar di masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kanwil DJP Jatim II, termasuk Kepala Bagian Umum, Kepala Bidang, dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak di wilayah Sidoarjo Raya. Heru Susilo, Kepala Bidang P2Humas, bertindak sebagai ketua panitia acara.(cat/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




