Ia mengatakan jika pernah memanfaatkan JKN untuk persalinan anak pertamanya, sehingga dengan memilikinya menjadi tenang. Ia juga berencana pindah faskes untuk lahiran keduanya.
Peserta PBPU Pemda dapat mengubah faskes secara mandiri melalui kanal layanan secara online baik melalui aplikasi Mobile JKN atau WhatsAPP PANDAWA, namun hanya dapat pindah ke sesama puskesmas.
āBerkat JKN semua keluarga saya dapat terbantu. Pernah dipakai untuk berobat ibu saya dan kontrol rutin karena menderita penyakit jantung. Adik saya juga pengguna JKN, jadi kalau sakit ringan seperti demam pasti berobatnya ke puskesmas. Saat ini kebetulan saya juga sedang mengandung anak kedua. Rencananya mau pindah fasilitas kesehatan (faskes) untuk lahiran kali ini,ā kata Elok.
Ia menyebut pelayanan yang diberikan selama proses lahiran anak pertamanya waktu itu sudah baik. Tidak ada perlakuan yang berbeda antara peserta JKN dengan pasien umum. Bahkan pengguna JKN seperti diutamakan.










