Kiai Asep ketika memimpin doa untuk kelancaran prosesi pemilihan Ketua KONI Kabupaten Mojokerto.
"Menuju prestasi dasar utama adalah organisasi, tidak bisa jalan tanpa adanya pengurus cabor," ujarnya.
Mantan Ketua Askab PSSI Kabupaten Mojokerto ini mengaku bisa bersinergi dengan pemerintahan yang baru, terlebih ada sosok Kiai Asep yang dianggap selalu memberikan bimbingan serta arahan.
Berdasarkan hal tersebut, Imam berjanji untuk tidak bermain dengan anggaran selama memimpin KONI Kabupaten Mojokerto.
"Seluruh anggaran sudah sesuai dengan pos masing-masing, disalurkan secara transparan dan profesional," tuturnya.
Bagi purnawirawan TNI AL itu, semua pegiat olahraga di Kabupaten Mojokerto merupakan keluarga, bahkan para cabor yang ada pada naungan KONI.
"Wajarnya, seorang keluarga satu sama lain harus tetap menjunjung persatuan, dan sama-sama saling mendukung untuk maju. Kita kalau sudah bisa menganggap ini satu keluarga kita yakin pasti maju, kita tidak boleh menyalahkan teman, kita harus menjunjung tinggi etika, disiplin, untuk menuju lebih baik," pungkasnya. (ris/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




