Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di kabupaten Ngawi
Ia menyebutkan air berasal dari kali sodetan yang bermuara ke Sungai Bengawan Solo.
“Hujan deras sejak sore, dan air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB. Banjir sampai setinggi dada orang dewasa di beberapa titik dekat sodetan,” kata Irfan Syafii warga Desa Cantel..
Dia mengatakan banjir yang merendam 30 hingga 40 rumah dengan ketinggian mencapai 1 meter lebih.
Sementara itu, Warsiyani, warga Dusun Weru, Desa Kalang, Kecamatan Pitu, menuturkan bahwa banjir mulai menggenangi permukiman pada waktu yang sama.
“Air meluap akibat hujan deras dan luapan Sungai Bengawan Solo. Beberapa pekarangan warga ikut terendam,” ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan warga mulai melakukan evakuasi terhadap barang-barang berharga mereka.
Petugas BPBD Ngawi bersama relawan turut membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir.
Masyarakat Ngawi yang tinggal di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan deras. (nal/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




