Tangkapan layar saat guru di Lamongan menggebrak meja saat memberikan penjalasan kepada siswanya kenapa tidak masuk ke dalam data eligible SNBP. Foto: Instagram Undercover.id
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Seorang guru di Lamongan menggebrak meja saat memberi penjelasan terhadap siswanya.
Marahnya guru tersebut, lantaran para siswa mempertanyakan mengapa mereka tidak bisa masuk data eligible Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
BACA JUGA:
- KAI Daop 8 Catat Penumpang Stasiun Lamongan Naik 35 Persen pada Triwulan I 2026
- Tertinggi Nasional, 109 Siswa-Siswi MBI Lolos SNBP, Total 275 Santri Amanatul Ummah Lolos SNBP 2026
- Mobil Sport Putih Tabrak Pohon di Sekaran Lamongan, Apa Penyebabnya?
- Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi di Lamongan Picu Kekhawatiran Warga
Dalam video yang diupload oleh undercover.id di Instagram, menyebutkan bahwa data eligible sejumlah siswa hilang.
“MAN 1 Lamongan mendapat sorotan, akibat data eligible sejumlah siswa hilang,” tulis akun tersebut.
Dalam video tersebut, guru perempuan tersebut terlihat memberikan penjelasan dengan nada tinggi dan menggebrak meja. Selain itu, terdengar suara siswa yang sedang menangis.
Dari narasi video itu, diduga terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lamongan saat sejumlah siswa bertanya mengapa mereka tidak berstatus eligible dan tidak masuk dalam data sistem pendaftaran SNBP.
Video yang diunggah pada Selasa, (5/2/2025) itu, terjadi pada 31 Januari 2025, saat siswa protes mempertanyakan data mereka yang tidak masuk dalam sistem SNBP.
Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah membenarkan kejadian tersebut.
"Itu momen waktu menyampaikan ke anak-anak karena anak-anak tidak bisa mengikuti yang dari eligible. Karena semuanya harus kami sampaikan ke anak-anak secara transparan," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






