Petani di Pamekasan ketika melakukan pencegahan hama berupa tikus di sawah.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengendalian hama tikus untuk para petani.
Agenda tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi padi dan mengurangi kerugian petani.
BACA JUGA:
- Pamekasan Economic Fest 2026 Dongkrak UMKM, Bupati Kholilurrahman Tegaskan Kolaborasi Lintas Sektor
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Pamekasan dan Medco Energi Tanam 370 Pohon di SGRP
- Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP, Jadi Capaian yang ke-12
- Bupati Pamekasan Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital saat Peringati Harkitnas 2026
"Langkah ini kami lakukan karena serangan hama tikus di Desa Pagendingan sangat mengkhawatirkan," kata Penyuluh Pertanian DKPP Pamekasan, Harian Novita, Kamis (6/2/2025)
Ia menjelaskan, dalam bimtek tersebut, petani diedukasi tentang cara mengendalikan dan mengusir tikus dari lahan pertanian mereka.
"Petani untuk mengusir dan mengendalikan hama tikus, antara lain dengan cara pengendalian alami, menggunakan herbisida atau teknik penanaman, serta menggunakan berbagai teknik secara terpadu, sebelum periode siklus perkembangbiakan tikus," paparnya.
Saat bimtek, petani juga diajari cara gropyokan, yaitu upaya pengendalian hama tikus dengan peralatan lengkap. Seperti alat pemukul, jaring, dan sebagainya, yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat yang terkoordinir dan terencana dalam satu hamparan pertanaman yang luas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




