Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo (empat dari kiri) bersama Dubes EAEU saat mengunjungi Exhibition Building di Wisma Kebomas. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia siap memperkuat kerja sama pupuk multinasional untuk mendukung swasembada pangan nasional dan dunia.
Penegasan ini disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, setelah menerima kunjungan Kemenlu.
BACA JUGA:
- Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati: Gresik Kian Kokoh Jadi Magnet Investasi Nasional
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik ke Lima Rute di Jawa Timur
Dwi menjelaskan, Petrokimia Gresik menerima kunjungan Kemenlu dalam rangka menggali potensi untuk menjajaki kerja sama ketahanan pangan antara Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU) yang terdiri dari Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, dan Kirgistan; serta negara-negara mercosur, yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Paraguay, dan Uruguay.
"Negara-negara EAEU merupakan pemain utama dalam industri pupuk global, dan dikenal dengan pengelolaan industri pupuk yang efisien, suplai bahan pupuk, teknologi mutakhir, serta mekanisme pembiayaan yang efektif. Sementara negara-negara Mercosur dikenal dengan peternakannya," paparnya, Selasa (18/2/2025).
Ia mengatakan, swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Petrokimia Gresik melalui program yang diinisiasi Kemenlu siap memperkuat kerja sama sektor pupuk dan peternakan sapi di Indonesia, khususnya Jawa Timur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




