Petrokimia Gresik Pertahankan Proper Emas dari Kementerian LH Empat Tahun Berturut-turut

Petrokimia Gresik Pertahankan Proper Emas dari Kementerian LH Empat Tahun Berturut-turut Direktur Utama PG, Dwi Satriyo Annurogo (kanan) menerima secara langsung Proper Emas dari Menteri Lingkungan Hidup (LH)Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta.

Program Tameng merupakan solusi peningkatan produktivitas hortikultura dengan pendekatan Climate Smart Agriculture. Program ini sekarang terus dikembangkan bersama petani binaan, sehingga saat ini Tameng bertransformasi menjadi pusat hortikultura yang modern dan ramah lingkungan.

Saat ini, kata Dwi Satriyo, terus melakukan terobosan dengan inovasi ramah lingkungan. Antara lain, penggunaan solar cell untuk menghidupkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti pompa air, water drip, sprinkle, dan lainnya.

Kemudian, juga melengkapi Tameng dengan rumah pengolahan limbah pertanian untuk memproduksi pupuk organik cair dan agensi hayati yang dapat dimanfaatkan untuk budi daya pertanian.

Dwi Satriyo memastikan bahwa capaian ini akan memotivasi Insan untuk terus berinovasi dalam menciptakan breakthrough innovation untuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Dengan demikian, standar pengelolaan lingkungan yang dijalankan semakin baik lagi.

"Kami berkomitmen akan terus meningkatkan pengelolaan lingkungan di sekitar perusahaan. Apalagi saat ini pengelolaan lingkungan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing usaha, serta untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," pungkasnya.

Sementara itu, peserta Proper di tahun 2024 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dari 3.694 perusahaan menjadi 4.495 perusahaan. Ada 85 perusahaan penerima , termasuk , dan 227 perusahaan penerima Proper Hijau. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO