Tersangka saat diinterogasi oleh petugas Polres Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Insiden berdarah yang menewaskan 2 orang di dalam kamar sebuah rumah kos, Perum Griya Anugrah, Kelurahan Mlajeh, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, ternyata bermotif asmara.
Korban yakni Eka Fatmawati Dewi dan Agus Arifin, warga Dusun Kejawan Utara, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar. Keduanya tewas di tangan Abdul Razak, suami sah dari Eka Fatmawati Dewi.
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Bikin Prank Pocong untuk Konten Tiktok, 3 Pelajar di Bangkalan Nangis Usai Didatangi Polisi
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
Dalam pengakuannya pada penyidik, pelaku mengaku tega menghabisi nyawa keduanya dengan sebilah celurit, karena kalap melihat fakta istri yang disayangi bermain api dengan pria lain.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, mengungkapkan bahwa insiden berdarah dipicu masalah asmara. Kedua korban menjalin hubungan asmara, meski korban perempuan sudah bersuami.
"Pelakunya merupakan suami korban sendiri. Ia tega menghabisi nyawa istrinya karena diselingkuhi. Tersangka sudah kami amankan satu jam pasca kejadian," ungkapnya, Rabu (23/4/2025).
Di hadapan penyidik, tersangka bercerita bahwa istrinya sudah tidak di rumah sehari sebelum kejadian. Korban pamit keluar rumah pada anaknya, hendak membeli air.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




