VP Lingkungan PG, Bagus Eka Saputra (kanan) mewakili Direktur Utama, Dwi Satriyo Annurogo usai menerima penghargaan Stevie Award 2025 di Seoul FOTO: ist.
Di antaranya , Phonska Alam yang terbuat dari bahan mineral alami dan dapat diaplikasikan dalam sistem pertanian organik, kemudian Phosgreen, ZA berbahan dasar limbah gypsum, dan beberapa produk lainnya.
Sementara Silver Winner pada kategori Saving Energy diraih Petrokimia Gresik karena berhasil melakukan beberapa upaya dalam mendukung Penurunan Emisi Karbon seperti menciptakan Purge Gas Recovery System (PGRS) yang mampu mereduksi emisi karbon dan memulihkan kehilangan energi panas di lingkungan, penggantian kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik, pemasangan solar cell, dan beberapa upaya lain dalam bidang efisiensi energi.
Adapun Silver Winner kategori Innovative Achievement in Thought Leadership diraih Petrokimia Gresik karena Dwi Satriyo dinilai berhasil dalam membangun kepemimpinan berbasis inovasi dalam menghadapi tantangan industri.
Kepemimpinannya berfokus pada tiga pilar utama, yaitu efisiensi operasional teknologi, diversifikasi produk, dan keberlanjutan Corporate Social Responsibility (CSR).
"Sebagai perusahaan yang berwawasan lingkungan dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat, Petrokimia Gresik mengambil langkah nyata untuk senantiasa mengembangkan dan menjaga lingkungan sekitar. Petrokimia Gresik menekankan pada inisiatif keberlanjutan dengan fokus pada pengurangan emisi karbon dan pengelolaan limbah industri" pungkas Dwi Satriyo.
Penghargaan Internasional Stevie Award diberikan untuk mengapresiasi beragam pencapaian dan kontribusi positif dari berbagai organisasi maupun pekerja profesional di seluruh dunia.
Para juri Stevie Award terdiri dari para eksekutif, wirausahawan, inovator, dan akademisi. Setiap program penghargaan diberikan dengan mengerahkan segenap wawasan dan kemampuan yang dimiliki oleh lebih dari 200 orang juri setiap tahunnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




