Ilustrasi.
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - A (40), dukun cabul di Magetan memperdayai korbannya dengan dalih dihamili makhluk halus. Para korban yang merupakan siswi SD hingga SMP, kini terus bertambah.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Perkasa mengatakan, bahwa korban siswi SD belum melaporkan kejadian asusila tersebut.
BACA JUGA:
- Terduga Pelaku Belum Ditahan, Korban Dugaan Percobaan Pemerkosaan di Lamongan Minta Kepastian Hukum
- Pelatih Perbakin Jatim Dipolisikan Atas Dugaan Lecehkan Atlet Putri, Korban Trauma Latihan
- Diduga Cabuli Santriwati, Jaksa Tuntut Pengasuh Ponpes di Probolinggo 7 Tahun Penjara
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
"Ada korban lain masih duduk di bangku SD. Tapi keluarga belum melapor," ujar Erik melansir Detik.com, Rabu (9/7/3025)
Menurut dia, modus yang digunakan pelaku sama dengan kasus-kasus sebelumnya. Ia mencari kontak calon korban dan menakut-nakuti dengan mengatakan bahwa mereka dihamili oleh makhluk halus.
"Modus sama dengan dalih pengobatan karena korban disebut dihamili makhluk halus. Korban yang ketakutan menuruti kemauan korban hingga melakukan ritual di hotel kawasan wisata Sarangan," jelasnya.
A menyarankan, agar korban mengirimkan foto wajah dan tubuh korban tanpa busana sambil memegang segelas air putih. Foto yang dikirimkan ke pelaku, disebut sebagai syarat untuk proses penghilangan janin.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




